|
Kerupuk menjadi salah satu makanan yang tidak boleh dilewatkan saat bersantap. Kerupuk memiliki rasa yang gurih dengan tekstur yang sangat renyah saat digigit.
| Rasa kerupuk yang tampil nikmat menjadikan makanan ini begitu saat popular. |
| Dalam proses pembuatan kerupuk yang baik, pemilihan bahan baku menjadi salah satu kunci yang sangat menentukan produk akhir. |
| Hal ini penting menjadi perhatian karena kualitas bahan baku yang dipakan dalam pembuatan kerupuk akan berpengaruh kepada cita rasa produk dan penerimaan konsumen. |
| Bahan baku dalam produksi kerupuk, biasanya dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu: |
| 1. Bahan Baku Utama |
| Bahan baku utama produksi kerupuk adalah tepung tapioka, yang merupakan salah satu jenis tepung yang umum dipakai sebagai bahan baku makanan |
| Tepung tapioka merupakan tepung pati yang diekstrak dari umbi singkong. Tepung ini memiliki warna putih dengan tekstur yang agak kesat, lebih kasar dari tepung terigu. |
| Dari segi tekstur, tepung tapioka lebih lembut dari tepung terigu. Tepung tapioka terasa licin di tangan sehingga sulit dipegang dengan warna putih susu. |
| Tapioka dapat dibuat secara manual dalam industri kecil skala rumah tangga, atau pun dengan proses-proses mekanis pada industri menengah dan besar. |
| 2. Bahan Pendukung |
| Bahan pendukung adalah bahan-bahan tambahan maupun perasa yang dipakai dalam pembuatan kerupuk. |
| Jenis bahanpendukung yang biasanya dipakai adalah bahan perasa seperti udang dan ikan, dan bumbu-bumbu penambah cita rasa kerupuk. |
|
Umumnya penggunaan bahan penolong disesuaikan dengan resep masing-masing produsen untuk mendapatkan cita rasa masing-masing.
| 3. Bahan Kemasan |
| Kemasan yang dipakai produsen kerupuk, umumnya berupa kantong plastik PET dengan volume isi tertentu. |
| Sebagai pemanis kemasan biasanya terdapat label pada sisi masing-masing yang berisi tentang informasi merk, berat atau volume isi, komposisi bahan dan sertifikasi lainnya. |
| Supaya memudahkan “handling” selama penyimpanan dan distribusi, biasanya kemasan-kemasan tadi dikemas kembali menggunakan kardus karton maupun krat kayu. |
| Dalam penerapan pemakaian masing-masing bahan tersebut, perlu diperhatikan masing-masing parameter untuk menjaga umur simpan, kelayakan konsumsi, dan keamanan produk. |
| |
|
Untuk informasi – informasi lain seputar produksi kerupuk yang baik akan disampaikan lain waktu, silakan untuk menghubungi kami untuk pertanyaan lebih lanjut.
|
|
|